Senin, 02 April 2012

Proses Terbentuknya Negara





     Negara Republik Indonesia merupakan suatu negara di bagian Asia Tenggara, yang dilintasi oleh garis khatulistiwa dan letaknya berada di antara benua Asia dan Australia dan juga di antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Negara Indonesia merupakan suatu negara kepulauan yang paling besar di dunia yang mana terdiri dari 17.508 pulau, dan oleh karena itu Negara Indonesia memiliki sebutan sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Disebabkan populasi yang memiliki besar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Negara Indonesia adalah negara yang memiliki penduduk paling besar nomor empat di dunia serta negara yang memiliki penduduk Muslim paling besar di dunia, walaupun secara resmi Negara Indonesia bukanlah sebagai  negara Islam. Negara Indonesia memiliki bentuk pemerintahan berupa republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah serta Presiden yang dipilih langsung. Ibukota dari Negara Indonesia  adalah Jakarta. Indonesia adalah Negara yang berbatasan dengan Negara Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua serta dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya yaitu Singapura, Filipina, Australia, dan juga  wilayah persatuan Kepulauan Andaman serta Nikobar di India.

     Negara Indonesia memiliki banyak sejarah yang banyak dipengaruhi oleh bangsa-bangsa yang lainnya. Kepulauan yang dimiliki oleh Negara Indonesia menjadi suatu wilayah perdagangan yang penting setidaknya sejak abad ke-7, yaitu di saat Kerajaan Sriwijaya mengadakan suatu hubungan keagamaan dan juga suatu perdagangan dengan Negara Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha sudah tumbuh di awal abad Masehi, diikuti dengan para pedagang yang pada waktu itu membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan yang dimiliki oleh Negara Eropa yang mana saling bertempur untuk memonopoli suatu perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra.
Setelah berada pada bawah penjajahan Negara Belanda,  Indonesia menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat berbagai hambatan, ancaman dan tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.

     Dari Sabang sampai dengan Merauke, Negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, bahasa dan agama yang berbeda-beda. Pada suku Jawa merupakan grup etnis terbesar dan juga yang secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, "Bhinneka tunggal ika" ("Berbeda-beda tetapi tetap satu"), memiliki arti suatu keberagaman yang mana membentuk suatu negara. Selain mempunyai suatu populasi yang padat serta wilayah yang luas, Negara Indonesia mempunyai wilayah alam yang mana mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar nomor dua di dunia.


http://www.kaskus.us/showthread.php?t=4090532 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar